Kau menyedihkan!
Berpura-pura peduli padahal keegoisanmu tinggi.
Kau memprihatinkan!
Sudah tak terhitung hati yang kau sakiti, tapi kau tetap saja tertawa bersama keegoisanmu itu.
Kau mengecewakan!
Berlagak sadar, berlagak memperbaiki diri, tapi keegoisanmu tetap saja terbakar layaknya api.
Kau sesungguhnya tak patut diharapkan!
Apa yang ada pada dirimu? Dengan dirimu yang sekarang ini, kau tak lebih dari mahluk rendahan.
Apa yang sebaiknya kau lakukan?
Perbaikilah dirimu. Sudah cukup kawanmu merasakan pedasnya watak dan keegoisanmu.
Perbaikilah! Daripada kamu selalu saja dengan mudah terbakar amarah, sampai-sampai kau menjadi abu dan tertiup oleh angin duniamu sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar