Jangan kau tengok ke arah kamarnya
Kamarnya kumuh
Tempat berbaringnya adalah tumpukan asa
Kamu adalah awal dari kata-kata. Aku adalah kepingan-kepingan perasaan yang pernah utuh bersamamu. Bacalah aku dan kamu akan sedikit lebih mengetahui
Kamis, 19 Oktober 2017
Kamis, 27 Juli 2017
Bagaimana Cara Menyembunyikan Dirimu dari Diriku?
Aku sempat menghibur diri dengan menyusuri malam, membaringkan seluruh tubuhku pada ayunan.
Minggu, 23 Juli 2017
Akankah Ada?
Mawar dan malam penghabisan
Dingin dan tawa-tawa kepuasan
Kabut dan tatapan keantusiasan
Dingin dan tawa-tawa kepuasan
Kabut dan tatapan keantusiasan
Sabtu, 22 Juli 2017
Dunia di Balik Tenda
Ku lihat dunia di balik tenda
Di mana langit sedang tak menyombongkan diri, air-air kembali bertemu tanah, dan kejauhan tak mampu terjamah mata.
Di mana langit sedang tak menyombongkan diri, air-air kembali bertemu tanah, dan kejauhan tak mampu terjamah mata.
Rabu, 17 Mei 2017
Tidak Ada Judul, Bacalah Saja
Yang sudah nyaman bisa terusik.
Yang diam pun bisa jadi berisik.
Kita ada pada dunia yang penuh kemungkinan.
Yang diam pun bisa jadi berisik.
Kita ada pada dunia yang penuh kemungkinan.
Selasa, 09 Mei 2017
Distraksi
Kita tak lagi berbalut canda.
Kita tak lagi saling bertukar cerita.
Kita berdistraksi, teralihkan oleh kebahagiaan baru sendiri-sendiri.
Kita tak lagi saling bertukar cerita.
Kita berdistraksi, teralihkan oleh kebahagiaan baru sendiri-sendiri.
Jumat, 05 Mei 2017
Jalani yang Baru Demi Dia yang Baru
Kita tidak akan pernah bisa lepas dari sesuatu, jika kita tak pernah benar-benar melepaskan diri sepenuhnya.
Rabu, 19 April 2017
Sebagai Kawanmu
Sebagai kawanmu, aku turut bahagia dengan kebahagiaanmu yang tercipta selain dariku.
Selasa, 18 April 2017
Senin, 17 April 2017
Jumat, 14 April 2017
Setelah Lama Tak Bersua
Setelah lama tak bersua, akhirnya dapat kita lakukan kembali.
Yang terbengkalai mulai merapikan diri dengan sendirinya.
Yang tergores dengan perlahan menyembuhkan diri, tak lagi lara.
Yang terbengkalai mulai merapikan diri dengan sendirinya.
Yang tergores dengan perlahan menyembuhkan diri, tak lagi lara.
Rabu, 25 Januari 2017
Senin, 23 Januari 2017
Aku Memutuskan Untuk Jatuh Cinta Kepadamu
Aku memutuskan untuk jatuh cinta,
kepadamu.
Aku memilihmu untuk menempati hatiku.
kepadamu.
Aku memilihmu untuk menempati hatiku.
Jumat, 20 Januari 2017
Senin, 16 Januari 2017
Minggu, 15 Januari 2017
Begitulah Kamu
Begitulah kamu yang dengan sederhana memikat.
Menyambutku dengan istimewa.
Menyentuhku dengan lembut.
Menertawaiku dengan manis.
Lalu menatapku dengan harap.
Menyambutku dengan istimewa.
Menyentuhku dengan lembut.
Menertawaiku dengan manis.
Lalu menatapku dengan harap.
Jumat, 13 Januari 2017
11 Januari
Siang itu, kita bertemu
Duduk menunggu yang lain di depan gedung biru
Berteduh di bawah pohon pinggir jalan
Dan sama sekali belum memikirkan perasaan
Duduk menunggu yang lain di depan gedung biru
Berteduh di bawah pohon pinggir jalan
Dan sama sekali belum memikirkan perasaan
Kamis, 12 Januari 2017
Berkurang dan Bertambahlah
Sejenak rindu berkurang lalu kemudian meluap lagi, rasanya tak tertahankan.
Sepi pun berkurang, berubah menjadi bahagia yang terus-menerus ingin diungkapkan.
Sepi pun berkurang, berubah menjadi bahagia yang terus-menerus ingin diungkapkan.
Senin, 09 Januari 2017
Tentang Rindu
Rindu adalah deritaku.
Dia mematikan logikaku.
Memaksaku berfantasi, memikirkan pertemuan yang entah kapan.
Dia mematikan logikaku.
Memaksaku berfantasi, memikirkan pertemuan yang entah kapan.
Kamis, 05 Januari 2017
Berakhirlah Hariku Kali Ini
Dan berakhirlah hariku kali ini.
Ditutup dengan tulisan dari hati yang redup.
Ditutup dengan tulisan dari hati yang redup.
Rabu, 04 Januari 2017
A K U
Aku.
Aku adalah aku.
Aku bukan api yang menarik perhatianmu saat kau kedinginan.
Tapi aku adalah aku, yang selalu mencoba mencairkan keadaan.
Aku adalah aku.
Aku bukan api yang menarik perhatianmu saat kau kedinginan.
Tapi aku adalah aku, yang selalu mencoba mencairkan keadaan.
Senin, 02 Januari 2017
K A U
Kau adalah apa yang selalu aku idam-idamkan.
Kau adalah apa yang selama ini tak pernah bisa aku palingkan.
Kau adalah kau, yang senantiasa memberi ketenangan meski jarak jauh membentang.
Kau adalah satu-satunya, yang selalu ingin aku beri segala rasa sayang.
Kau adalah kau.
Cinta lama yang sama sekali belum layu.
Cinta yang sebenarnya telah lalu, tapi aku mematikannya saja belum mampu.
Kau adalah apa yang selalu membuat aku terpana.
Dengan sederhana, namun selalu memancarkan pesona.
Kau adalah apa yang selama ini tak pernah bisa aku palingkan.
Kau adalah kau, yang senantiasa memberi ketenangan meski jarak jauh membentang.
Kau adalah satu-satunya, yang selalu ingin aku beri segala rasa sayang.
Kau adalah kau.
Cinta lama yang sama sekali belum layu.
Cinta yang sebenarnya telah lalu, tapi aku mematikannya saja belum mampu.
Kau adalah apa yang selalu membuat aku terpana.
Dengan sederhana, namun selalu memancarkan pesona.
Langganan:
Postingan (Atom)