Kamis, 19 Oktober 2017

Jangan Kau Tengok ke Arah Kamarnya, Kamarnya Kumuh

Jangan kau tengok ke arah kamarnya
Kamarnya kumuh

Tempat berbaringnya adalah tumpukan asa

Lantainya hanya dipenuhi remah-remah dirinya yang sudah rapuh
Apalagi sudut-sudut kamarnya yang dijadikan rumah bagi perasaannya sendiri

Jangan kau tengok ke arah kamarnya
Kamarnya kumuh
Bahkan untuk menemaninya berbicara pun, kau mungkin tak sudi

Ia pria yang lemah
Hanya sekedar beranjak dari tempatnya berbaring pun ia tak mampu
Apalagi menyapu lantainya yang penuh remah-remah atau membersihkan perasaan yang memenuhi sudut kamarnya sendiri

Jangan kau tengok ke arah kamarnya
Kamarnya kumuh

Kecuali, kau memanglah wanita yang keras kepala

Tidak ada komentar:

Posting Komentar