Begitulah kamu yang dengan sederhana memikat.
Menyambutku dengan istimewa.
Menyentuhku dengan lembut.
Menertawaiku dengan manis.
Lalu menatapku dengan harap.
Begitulah kamu yang sebenarnya membuatku jatuh, hingga aku tak berani menyampaikannya.
Begitulah kamu yang sebenarnya paling aku rindu ketika kita semua tak kunjung bertemu.
Begitulah kamu. Harapan yang aku sia-siakan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar