Minggu, 25 Desember 2016

Manusia dengan Lingkarannya

Seorang manusia yang berdiri di tengah-tengah lingkarannya.
Lingkarannya bermacam-macam, namun belum ada lingkaran yang ukurannya hanya pas untuk berdua.


Lingkaran-lingkaran itu cukup lebar, lebar, dan semakin lebar.
Ia nyaman dengan lingkaran-lingkaran yang lebar itu, sampai-sampai ia lupa untuk membuat lingkaran yang hanya bisa untuk berdua itu.

"Lingkaran yang lebar membuatku leluasa. Lingkaran yang kau maksud malah bisa memenjarakanku." pikirnya.

Ya. Ia manusia yang menyukai kebebasan.
Lingkaran-lingkarannya yang lebar itu membuat ia bebas berekspresi.
Bebas menuangkan, bebas mengakatan, bebas untuk apapun sekiranya yang sedikit membangun.

Ia manusia yang berdiri di antara lingkaran-lingkarannya.
Lingkaran yang lebar, karena ia menyukai kebebasan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar